Figur Caketum PPP Bukan Hanya Sosok, Jangan Abaikan Basis Tokoh

oleh

JAKARTA, DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berencana menggelar pemilihan ketua umum melalui Muktamar IX PPP yang akan diselenggarakan pada 18-21 Desember 2020 mendatang di Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat ini banyak disebut nama yang diusulkan oleh kalangan internal PPP, banyak harapan sosok yang ingin menduduki jabatan Ketum PPP harus menjadi pengurus di tingkat DPP lebih dahulu selama minimal satu periode, sebagaimana disyaratkan dalam Anggaran Dasar (AD) PPP. Namun begitu, figur dari caketum juga harus diperhatikan.

“Selain figur yang harus diperhatikan oleh para muktamirin bukan saja sosoknya yang saat ini menjabat akan tetapi lebih pada basis tokohnya,” ujar salah satu kader muda PPP, Usni Hasanuddin, melalui keterangan tertulis, Selasa (24/11).

Kenapa harus diperhatikan kata Usni, para muktamirin tidak bisa hanya mengandalkan sosok dengan mengabaikan basis masa calon ketua umum. Dirinya menilai PPP saat ini hanya pas dipimpin oleh tokoh yang berasal dari kalangan santri. Karena memang berdirinya PPP ini diprakarsai oleh santri dan basis suara PPP sejak dulu santri.

“Kalau saya sebut misalnya, ada Gus Yasin yang memang besar dari lingkungan santri, bahkan dapat dijadikan icon sebagai santri milenial. Atau Zainut yang dekat dengan kalangan santri, bukan karena ke Wamenag atau MUI nya tapi memang beliau dekat dengan kalangan santri,” ungkap Usni lagi.

Editor : Is. Idris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − five =